Tuesday, March 17, 2026
Home Blog Page 5

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2023/2024

1

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2023/2024

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KOTA BANDUNG

?Jln. Terusan Holis No 13 Kelurahan Margahayu Utara Kec.Babakan Ciparay Kota Bandung.

Masih bingung mencari sekolah untuk putra putri Anda?

Marilah bergabung bersama kami, demi mewujudkan sistem pendidikan yang ramah, modern dan agamis.

MTsN 1 Kota Bandung JUARA

???????? Jujur-Unggul-Aktif-Ramah dan Agamis ????????

✒️Dengan tenaga pendidik yang ahli dibidangnya dan siap mengembangkan potensi siswa di berbagai bidang baik akademis maupun non akademis

JALUR PENDAFTARAN

  1. Jalur Prestasi

Link Pendaftaran:

https://bit.ly/PPDBJAPRESMTSN1KOTABDG2324

 

  1. Jalur RMP (zonasi)

Link Pendaftaran:

https://bit.ly/PPDBJALURAKADEMISDANRMPMTSNIKOTABDG2324

 

  1. Jalur Akademis

Link Pendaftaran:

https://bit.ly/PPDBJALURAKADEMISDANRMPMTSNIKOTABDG2324

?Jangan sampai lupa, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) mulai tanggal 22 Mei 2023

Launching Program One-NOH (One Nurse One School)

0

Launching Program One-NOH (One Nurse One School) Satu Perawat Satu Sekolah bekerjasama dengan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia)

Pemerintah Kota Bandung bersama DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bandung baru saja meluncurkan program “One Nurse/Ners-One School” atau yang disingkat sebagai One-Noh. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan remaja melalui skrining kesehatan dan pendidikan kesehatan yang diberikan oleh perawat kepada para siswa di sekolah.

 

Salah satu sekolah yang turut serta dalam program ini adalah MTsN 1 Kota Bandung. Selain itu, terdapat pula beberapa sekolah dan madrasah lain di Kota Bandung yang menerima program ini, seperti SMPN 52 Bandung, SMPN 34 Bandung, SMPN 30 Bandung, SMPN 31 Bandung, dan SMPN 43 Bandung. Tak hanya itu, program ini juga diterapkan di SMPN 54 Bandung, SMP Cendekia Muda, serta MTs Cijawura.

Dalam program One-Noh ini, setiap perawat disiapkan untuk mendatangi sekolah dan melaksanakan skrining kesehatan serta memberikan edukasi kesehatan kepada para siswa. Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami tentang kesehatan dan pentingnya menjaga kesehatan.

 

Tak hanya itu, program One-Noh juga membantu pencapaian program usaha kesehatan sekolah yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman bagi para siswa. Dengan meningkatkan kesadaran tentang kesehatan di kalangan siswa, diharapkan dapat mencegah dan mengurangi berbagai masalah kesehatan yang sering terjadi di kalangan remaja, seperti obesitas, kecanduan gadget, dan gangguan mental.
Dengan adanya program One-Noh ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi para siswa khususnya MTsN 1 Kota Bandung dan masyarakat Kota Bandung secara keseluruhan. Dalam jangka panjang, program ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan di Kota Bandung.

 

Sebagai kesimpulan, program One-Noh yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bandung bersama DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bandung merupakan program yang sangat penting untuk meningkatkan kesehatan remaja di Kota Bandung. Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami tentang kesehatan dan pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, program ini juga dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan aman bagi para siswa.

 

SISWI MTSN 1 KOTA BANDUNG LAKUKAN TES HEMOGLOBIN BERSAMA TIM PUSKESMAS CARINGIN

0

 

SISWI MTSN 1 KOTA BANDUNG LAKUKAN TES HEMOGLOBIN BERSAMA TIM PUSKESMAS CARINGIN

Tes Hemoglobin

Siswi MTs Negeri 1 Kota Bandung melakukan tes hemoglobin bersama Tim Puskesmas Caringin Kota Bandung , Selasa, 7 Februari 2023.

Tes hemoglobin merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur jumlah hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin adalah protein pada sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke organ dan jaringan tubuh. Selain itu, hemoglobin juga berfungsi mengangkut karbon dioksida dari organ dan jaringan tubuh kembali ke paru-paru.

Tes hemoglobin dilakukan khusus untuk para siswi untuk mencegah kekurangan protein dalam darah terutama saat mengalami haid. Semoga dengan tes ini, kesehatan siswi di MTs Negeri 1 Kota Bandung lebih terjaga.

MTSN 1 KOTA BANDUNG SUKSESKAN KIRAB KEBANGSAAN HARLAH SATU ABAD NU BERSAMA KELUARGA BESAR NU KOTA BANDUNG

0

MTSN 1 KOTA BANDUNG SUKSESKAN KIRAB KEBANGSAAN HARLAH SATU ABAD NU BERSAMA KELUARGA BESAR NU KOTA BANDUNG

 

MTs Negeri 1 Kota Bandung ikut menyukseskan kirab kebangsaan harlah satu abad NU dengan titik keberangkatan (start)  di  Kantor Pengurus Wilayah NU  Prov. Jawa Barat, jalan Terusan Galunggung No. 9 Kec. Lengkong Kota Bandung menuju Kantor Pengurus  Cabang NU Kota Bandung (finish), jalan Sancang No. 8 Burangrang Kec. Lengkong Kota Bandung pada hari Sabtu, tanggal 18 Februari 2023.

Kegiatan ini merupakan Puncak Harlah 1 Abad NU di Kota Bandung. Selain diisi dengan Kirab Kebangsaan, kegiatan ini pun diisi dengan kegiatan yang lain, kegiatan mulai dari yang bersifat ritual keagamaan, resepsi puncak harlah, karnaval Nusantara, panggung hiburan rakyat, hingga bazar UMKM.

Kegiatan ini banyak diapresiasi dan dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari lembaga-lembaga di bawah naungan kementerian agama, lembaga pendidikan di bawah naungan NU, lembaga pemerintahan, dan pihak yang lainnya. Bahkan, Bapak Walikota Bandung, Yana mulyana ikut memeriahkan kegiatan ini.

MTs Negeri 1 Kota Bandung Gelar Peringatan Isra Mi’raj dengan Khidmat

0

MTs Negeri 1 Kota Bandung gelar Peringatan Isra Mi’raj dengan Khidmat

Peringatan Isra’ mi’raj di MTsN 1 Kota Bandung diisi dengan tausiah dari alumni, yaitu Kang Adli. Dalam paparannya Kang Adli menjelaskan bahwa Isro Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqsa yang berada di Palestina menuju langit ketujuh Sidrotul Muntaha dan hanya dilakukan dalam waktu satu malam. Peristiwa ini menjadi fenomena luar biasa dan bermakna bagi umat muslim karenanya menjadi awal mula diperintahkan untuk menjalankan salat lima waktu.

Peringatan Isro Mi'raj Tahun 2023

Selain menjadi sejarah awal mula mendapat perintah salat lima waktu, ada pula hikmahsebagai bentuk pelajaran yang dapat kita ambil, resapi, dan terapkan bersama untuk meningkatkan kualitas keimanan serta memahami lebih dalam tentang keistimewaan ajaran agama Islam.

Berikut merupakan 5 hikmah yang dapat kita ambil dibalik perjalanan isra’ mi’raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad:

 

1. Meningkatkan kualitas keimanan

Ketika peristiwa Isra Miraj diceritakan penolakan yang dilakukan oleh kaum Quraisy kepada ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Bahkan, sebagian dari mereka memberi reaksi dengan memfitnah Rasulullah. Namun, tidak demikian dengan Abu Bakar dan kaum muslimin yang keimanannya telah tertanam di dalam jiwa. Mereka mempercayai ajaran terutama cerita akan peristiwa Isro Mi’raj yang dialami oleh Rasulullah.

2. Bukti kekuasaan Allah

Senada dengan Firman Allah SWT yang menyatakan isra’ mi’raj bertujuan untuk memperlihatkan sebagian ayat atau tanda (bukti) kekuasaan-Nya.

سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ

إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ

Artinya: “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Q.S. Al- Isra’: 1)

Hal ini menjadikan ayat tersebut sebagai simbol agar kita memperhatikan ayat-Nya, sehingga keimanan akan eksistensi dan kekuasaan Allah SWT akan tertanam dalam diri.

3. Menunjukkan keistimewaan Masjidil Aqsa bagi umat muslim

Perjalanan isra’ yang dilakukan oleh Nabi Muhammad bermula di masjid yang berada di Palestina sebelum pada akhirnya berlabuh ke Sidratul Muntaha. Hal ini merupakan indikasi sekaligus hikmah yang perlu kita ketahui, berapa mulianya masjidil aqsa dalam proses perjalanan isra’ mi’raj Nabi Muhammad.

4. Memberikan pemahaman lebih dalam tentang Shalat

Hikmah dibalik perjalanan isra’ mi’raj Nabi adalah pemahaman tentang etika saat melakukan ibadah, etika ini tidak hanya sebatas hablumminnas (hubungan dengan manusia) namun juga tentang hablumminallah (hubungan dengan Allah).

Ketika hendak melakukan shalat seorang muslim harus dalam keadaan bersih dan suci secara fisik dan mental. Kondisi inilah yang memungkinkan muslim lebih khusyu’ saat beribadah kepada Allah SWT.

5. Islam adalah agama yang suci

Saat Nabi Muhammad SAW hendak naik ke sidrotul muntaha, beliau diberi pilihan antara air susu dan khamr saat perjalanan mi’raj, namun Nabi lebih memilih susu. Lantas Malaikat Jibril berkata, “Engkau telah diberi hadiah kesucian.” Ini sebagai isyarat bahwa Islam merupakan agama fitrah (suci).

 

Perkembangan Kognitif dan Emosi: Faktor Penting dalam Proses Belajar

0

Perkembangan Kognitif dan Emosi: Faktor Penting dalam Proses Belajar

Perkembangan kognitif dan emosi merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar seseorang. Menurut buku “Educational Psychology: Developing Learners” karya Jeanne Ellis Ormrod, perkembangan kognitif melibatkan bagaimana individu memproses, menyimpan, dan menggunakan informasi. Sementara perkembangan emosi melibatkan bagaimana individu bereaksi terhadap situasi dan lingkungannya. Kedua perkembangan ini sangat penting dalam proses belajar karena mempengaruhi bagaimana seseorang memperoleh, memproses, dan menggunakan informasi baru.

Perkembangan kognitif mempengaruhi bagaimana seseorang belajar dengan cara mempengaruhi bagaimana individu memproses informasi. Seseorang yang sedang mengalami perkembangan kognitif yang baik akan memiliki kemampuan untuk memproses informasi dengan lebih efisien dan mudah. Ini berarti bahwa seseorang akan lebih mudah memahami konsep baru dan memori informasi lebih baik.

Sementara perkembangan emosi mempengaruhi bagaimana seseorang bereaksi terhadap situasi dan lingkungan belajar. Orang yang memiliki perkembangan emosi yang baik akan memiliki kemampuan untuk mengatasi situasi yang menantang dan mengatasi perasaan negatif yang mungkin timbul saat belajar. Ini memungkinkan seseorang untuk tetap fokus dan terlibat dalam proses belajar.

Oleh karena itu, guru harus memahami dan memperhatikan perkembangan kognitif dan emosi siswanya dalam proses belajar. Guru harus memastikan bahwa mereka menyediakan lingkungan belajar yang memfasilitasi perkembangan kognitif dan emosi siswa. Ini termasuk memberikan tugas yang sesuai dengan tingkat kognitif siswa, memperhatikan gaya belajar siswa, dan memberikan motivasi yang tepat untuk membantu mereka mengatasi perasaan negatif yang mungkin timbul saat belajar.

Dengan memahami perkembangan kognitif dan emosi siswa, guru dapat membantu siswa mencapai potensi belajar mereka dan memastikan bahwa mereka memperoleh informasi dengan efisien dan efektif. Ini akan membantu siswa untuk menjadi belajar yang sukses dan mencapai tujuannya dalam hidup.

Kembali pada buku “Educational Psychology: Developing Learners” karya Jeanne Ellis Ormrod, di dalam buku tersebut ditegaskan bahwa perkembangan kognitif dan emosi memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar. Perkembangan kognitif mencakup bagaimana seseorang memahami, menyimpan, dan menggunakan informasi baru. Sementara itu, perkembangan emosi melibatkan bagaimana seseorang bereaksi terhadap situasi dan bagaimana hal-hal ini mempengaruhi bagaimana dia belajar.

Perkembangan kognitif dapat mempengaruhi bagaimana seseorang memproses informasi baru dan memahami konsep baru. Seseorang yang sedang dalam tahap perkembangan kognitif yang baik akan lebih mampu memproses informasi dan memahami konsep dengan lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang sedang dalam tahap perkembangan kognitif yang buruk. Ini bisa terlihat dalam hal seperti bagaimana seseorang memecahkan masalah dan membuat keputusan.

Perkembangan emosi juga memainkan peran penting dalam proses belajar. Seseorang yang memiliki perkembangan emosi yang stabil akan lebih mampu mengatasi masalah dan membuat keputusan dengan baik dibandingkan dengan seseorang yang memiliki perkembangan emosi yang tidak stabil. Perkembangan emosi yang stabil juga membantu seseorang untuk fokus dan mempertahankan konsentrasi selama proses belajar.

Guru memiliki peran penting dalam membantu siswa dalam perkembangan kognitif dan emosi mereka. Guru harus memahami dan memperhatikan perbedaan individu dalam kelas, seperti perbedaan tingkat kognitif, perbedaan gaya belajar, dan perbedaan motivasi. Dengan memahami perbedaan-perbedaan ini, guru dapat membuat rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap siswa dan membantu mereka untuk mencapai potensi mereka.

Dalam mencapai tujuannya, guru harus memberikan dukungan yang tepat bagi siswa dan membuat lingkungan belajar yang kondusif. Ini termasuk membuat tugas yang memotivasi dan memfasilitasi interaksi antar siswa. Guru juga harus memberikan dukungan emosional bagi siswa, membantu mereka untuk mengatasi masalah dan memotivasi mereka untuk terus belajar.

Dengan demikian, perkembangan kognitif dan emosi merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar. Dalam buku “Educational Psychology: Developing Learners” karya Jeanne Ellis Ormrod, disebutkan bahwa perkembangan kognitif melibatkan perubahan dalam kemampuan seseorang untuk memproses informasi dan memahami dunia sekitarnya. Sementara perkembangan emosi berkaitan dengan bagaimana seseorang mengontrol dan mengekspresikan emosi mereka. Kedua faktor ini berpengaruh besar pada bagaimana seseorang belajar dan menyerap informasi.

Perkembangan kognitif yang baik dapat membantu seseorang untuk memahami konsep yang lebih kompleks dan menyelesaikan masalah dengan lebih efisien. Sementara perkembangan emosi yang positif dapat membantu seseorang untuk mengatasi tekanan dan mencapai tujuannya dengan lebih baik. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk memahami perkembangan kognitif dan emosi anak-anak dan membantu mereka untuk mengembangkan kedua faktor ini selama proses belajar.

Guru harus memahami perbedaan perkembangan kognitif dan emosi pada setiap siswa dan membuat strategi pembelajaran yang sesuai. Mereka harus memperhatikan tingkat kognitif siswa, gaya belajar, dan motivasi belajar. Dengan memahami perbedaan individu ini, guru dapat membuat perencanaan pembelajaran yang lebih efektif dan membantu setiap siswa untuk mencapai potensi mereka. Sementara itu, orang tua harus membantu anak-anak mereka untuk mengembangkan kepercayaan diri dan membantu mereka untuk mengatasi perasaan dan masalah emosional yang mungkin timbul selama proses belajar.

Dalam buku “Educational Psychology: Developing Learners” juga disebutkan bahwa pengalaman belajar yang positif sangat penting dalam perkembangan kognitif dan emosi anak-anak. Pengalaman belajar yang memuaskan dan menyenangkan dapat membantu anak-anak untuk merasa lebih baik tentang diri mereka dan membuat mereka lebih bersemangat untuk belajar. Oleh karena itu, guru dan orang tua harus bekerja sama untuk memastikan bahwa proses belajar anak-anak adalah pengalaman yang positif dan memotivasi.

Secara keseluruhan, perkembangan kognitif dan emosi merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar. Guru dan orang tua harus memahami perkembangan ini dan bekerja sama untuk membantu anak-anak mencapai potensi mereka. Melalui pemahaman yang baik tentang perkembangan kognitif dan emosi, anak-anak akan lebih siap untuk mengatasi tantangan dan membuat keputusan yang tepat selama proses belajar mereka.

Berdasarkan tulisan diatas, beberapa rekomendasi dapat diberikan untuk menentukan strategi belajar dan metodologi pembelajaran yang tepat, antara lain:

  1. Memahami tingkat perkembangan kognitif dan emosi setiap siswa: Guru harus memahami tingkat perkembangan kognitif dan emosi setiap siswa untuk dapat memilih strategi belajar dan metodologi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setiap siswa.
  2. Menyesuaikan metodologi pembelajaran: Guru harus menyesuaikan metodologi pembelajaran dengan gaya belajar setiap siswa, seperti memberikan tugas-tugas yang sesuai dengan gaya belajar mereka, dan memilih strategi belajar yang memanfaatkan potensi mereka.
  3. Meningkatkan motivasi belajar: Guru harus memahami motivasi belajar setiap siswa, dan menemukan cara untuk meningkatkan motivasi mereka, seperti memberikan tugas yang menantang, atau menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  4. Memberikan umpan balik yang berkualitas: Guru harus memberikan umpan balik yang berkualitas kepada siswa, seperti memberikan arahan dan dukungan yang positif, sehingga siswa merasa diterima dan merasa memiliki potensi untuk belajar dan berkembang.

Dengan mengikuti rekomendasi di atas, diharapkan dapat membantu para pendidik dan guru dalam menentukan strategi belajar dan metodologi pembelajaran yang tepat untuk memaksimalkan hasil belajar siswa.

Kesimpulan :

  1. Perkembangan kognitif dan emosi merupakan faktor penting yang mempengaruhi bagaimana seseorang belajar.
  2. Guru harus memahami perbedaan individu dalam kelas seperti tingkat kognitif, gaya belajar dan motivasi, untuk dapat memberikan pendidikan yang efektif.
  3. Interaksi antara perkembangan kognitif dan emosi dalam proses belajar sangat penting untuk dipahami dan diterapkan oleh guru dan para pendidik dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

 

MTs Negeri 1 Kota Bandung Gelar Perkemahan Pendidikan Dasar Kepramukaan (PPDK) TP 2022-2023

0

MTs Negeri 1 Kota Bandung Gelar Perkemahan Pendidikan Dasar Kepramukaan (PPDK) TP 2022-2023

Untuk mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 63 Tahun 2014 tentang kewajiban menerapkan pendidikan kepramukaan pada pendidikan dasar dan menengah serta untuk  membentuk kepribadian, kemandirian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia, maka MTsN 1 Kota Bandung akan menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Pendidikan Dasar Kepramukaan (PPDK) untuk seluruh siswa/siswi kelas VII TP 2022-2023.

Kegiatan ini memberikan manfaat yang banyak untuk mengembangkan keterampilan hidup (Lifeskill), kemandirian, sampai pada kemampuan memasak. Selain itu, informasi manfaat berkemah bagi anak pun harus dilakukan. Berikut ini adalah manfaat Perkemahan Pendidikan Dasar Kepramukaan (PPDK)  :

  1. Memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan antara unsur-unsur alam dan kebutuhan untuk melestarikannya.
  2. Melatih kemandirian, tanggung jawab, kerjasama, empati, dan disiplin.
  3. Memupuk keberanian memimpin dan dipimpin.
  4. Membiasakan diri mendahulukan kepentingan bersama daripada individu.
  5. Berlatih mengendalikan emosi.
  6. Belajar menahan diri dari sifat buruk seperti sombong, congkak, iri dan pamer.
  7. Melatih hidup sederhana.
  8. Belajar berkomunikasi dengan masyarakat.
  9. Untuk penyegaran (refreshing) dan bersenang-senang.

 

 

Kemenag Kota Bandung Apresiasi Siswi MTs Negeri 1 Kota Bandung, Sarah Naura Nabila Sebagai Juara Kedua KSM Matematika TerintegrasiTingkat Kota Bandung

0

Kemenag Kota Bandung Apresiasi Siswi MTs Negeri 1 Kota Bandung, Sarah Naura Nabila Sebagai Juara Kedua KSM Matematika Terintegrasi Tingkat Kota Bandung

MTs Negeri 1 Kota Bandung kembali mengukir prestasi pada Kompetisi Sains madrasah (KSM) tingkat Kota Bandung sebagai juara 2 (dua) dalam bidang Matematika terintegrasi atas nama Sarah Naura Nabila kelas IX C.

Sebagai bentuk apresiasi, Sarah didampingi Bapak kepala Madrasah, Drs. H. Tendi Setiadi, M.M.Pd. mendapatkan  medali dan piagam penghargaaan dari Bapak Kepala Kemenag Kota Bandung.

Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan siswi di MTs Negeri 1 untuk terus mengembangkan dan mengharumkan nama baik MTs Negeri 1 Kota Bandung agar menjadi madrasah yang  JUARA. Aamiin yra.

Tim Reviewer AKMI Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan AKMI di MTs N 1 Kota Bandung

0

Tim Reviewer AKMI Kemenag RI Tinjau Pelaksanaan AKMI di MTs N 1 Kota Bandung

Tim Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) dari Kementerian Agama RI meninjau pelaksanaan AKMI di MTs Negeri 1 Kota Bandung, Selasa (27/9). Kunjungan Tim Monitoring AKMI Kemenag RI dari Program GTK REMEQR ini didampingi langsung oleh Kepala Madrasah MTS Negeri 1 Kota Bandung, Drs. H. Tendi Setiadi, M.M.Pd.

Tujuan kedatangan tim monitoring Kemenag RI yaitu untuk mengukur potensi peserta didik madrasah dalam literasi membaca, literasi numerasi, literasi Sains, dan literasi sosial budaya.

Kegiatan AKMI bertujuan untuk mengevaluasi penilaian kompetensi bagi peserta didik Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama RI. AKMI diperuntukkan untuk jenjang MI, MTs dan MA di setiap Kabupaten/Kota.

MTs Negeri 1 Kota Bandung yang ditunjuk sebagai salah satu madrasah piloting pelaksanaan AKMI tahun 2022 dari perwakilan Kota Bandung diikuti oleh siswa kelas VIII berjumlah 243 orang.. AKMI dilaksanakan selama empat hari, mulai 24 sd 28 September 2022, dengan dua sesi setiap harinya.

Saat menemui oprator AKMI MTs Negeri 1 Kota Bandung Tim Reviewer AKMI Kemenag RI dari Program GTK REMEQR Mujib Abdilah menanyakan teknis pelaksanaan secara detail tanpa ada ketegangan sebagaimana mestinya dimonitoring. Beliau mengapresiasi kinerja operator yang baik sehingga tidak terjadi kendala.

Dijelaskan kembali oleh Dadang Apandi selaku Waka Kurikulum sekaligus koordinator operator server  secara umum antara simulasi dengan pelaksanaan sekarang secara teknis tidak ada kendala sama sekali hanya ada trobel login yang kadang keluar sendiri dari aplikasi.

“Secara umum tidak ada kendala antara simulasi dengan pelaksanaan, hanya trobel login saja yang dialami peserta didik tetapi bisa segera diatasi,” pungkas Dadang Apandi selaku operator. (en)

Hukum Bacaan Lam dan Ra’

0

Hukum Bacaan Lam dan Ra’

 

Membaca al-Qur’an harus benar dan sesuai dengan kaidah ilmu Tajwid. Apabila salah dalam membaca akan merusak arti dan makna yang terkandung di dalamnya. Membaca al-Qur’an dengan benar juga akan menambah kekhusu’an dan menambah pahala ibadah. Selain itu nantinya akan menjadikan kita mendapat syafa’at di akhirat. Agar kita mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar kalian harus mempelajari Ilmu Tajwid dengan teliti. Nah pada kesempatan ini kalian akan mempelajari Ilmu Tajwid yaitu hukum bacaan Lam dan Ra.

  1. Hukum Bacaan Lam (  ل  )

Di dalam Ilmu Tajwid hukum bacaan Lam  ada dua macam, yaitu :

  1. Lam tafkhim ( تفحيم ) tebal / Mufakhkhamah.

Apabila ada huruf Lam (ل ) dalam  lafzul  jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah ( ـَـ ) atau damah ( ـُـ ). Maka harus dibaca tafkhim atau tebal. Lam yang terdapat dalam lafzull Jalalah dinamakan lam jalalah. Cara mengucapkannya ialah dengan menjorokkan kedua bibir ke depan.

Contoh : – Lafzul Jalalah ( الله ) yang didahului oleh huruf yang berharakat fathah

اللهُ  –  قُلْ هُوَاللهُ أَحَدٌ  –  شَهِدَ اللهُ  –  لاَإِلٰهَ إِلاَّ اللهُ معَ

–  Lafzul Jalalah (  الله  )  yang didahului oleh huruf yang  berharakat damah وَرَحْمَة ُاللهِ  –  يُؤْتِيَهمُ الله خَيْرًا  –  يُحْبِبْكُمُ اللهُ  –  عَبْدُ اللهِ .

  1. Lam Tarqiq (ترقيق ) Tipis / Muraqqaqah

Huruf Lam dibaca Tarqiq ada dalam dua keadaan, yaitu :

  1. Lam yang terdapat pada Lafzul jalalah ( الله ) dan didahului oleh huruf yang

berharakat kasrah. ( ـِـ ). Posisi mulut tidak menjorok kedepan.

Contoh : بِسْمِ اللهِ  –  فِىْ رَسُوْلِ اللهِ  –  فِىْ دِيْنِ اللهِ أَفْوَاجًا

  1. Semua Lam yang terdapat dalam lafal selain lafzul jalalah

Contoh :   وَعَلَّمَ  –  لِكُلِّ  –  لُمَزَةٍ

 

  1. Hukum Bacaan Ra (ر )

Hukum bacaan  ra ( ر ) dibagi menjadi tiga , yaitu :

  1. Ra Tafhim ( تفحيم  )  artinya  ra yang dibaca tebal .

Ra dibaca tebal. Apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Jika huruf ra berharakat fathah atau fathatain  ( رَ  /  رً )

Contoh : –  Ra difathah        رَبُّكُمْ  –  رَبِّ الْفَلَقِ –  غُفِرَلَهُ  –  اَلَمْ تَرَ :                           ر

– Ra difathatain     نَارًا –   خَيْرًا –  طَيْرًا –  شرًا                           رً

 

  1. Jika ra berharakat dammah atau dammatain ( رُ /  رٌ ) Contoh : – Ra dammah          رُزِقْنَا  –  كَفَرُوْا  –  أَكْبَرُ  –  نَصْرُاللهِ     رُ

– Ra dhammatain   غفورٌ  –  أجرٌ  –  مَبرُورٌ  –  نورٌ     رٌ

  1. Jika ra berharakat sukun jatuh sesudah huruf yang difathah atau didammah ( + رْ ـُـ / رْ +  ـَـ )

Contoh :

– Ra sukun jatuh sesudah huruf difathah ( رْ +  ـَـ ) وَأَرْسَلَ –  تَرْمِيْهِمْ  –  فَأَ ثَرْنَ بِهِ  –  وَانْحَرْ

– Ra sukun jatuh sesudah huruf didammah ( ــُ  + رْ ) تُرْحَمُوْنَ  –  مُرْسَلِيْنَ  –  قُرْآنٌ  –  مُرْتَفَقًا

  1. Jika ra berharakat sukun didahului oleh huruf yang berharakat kasrah tetapi kasrahnya tidak asli dari kalimat itu. ( رْ     ِ   / kasrah tidak asli )

Contoh :        اِرْجِعِىْ  –  اِرْكَبْ  –  اِرْحَمْنَا

  1. Jika ra berharakat sukun sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah asli, namun sesudah ra sukun itu ada huruf ISTI’LA ( إسـتـعـلاء ) yang tidak dikasrah (huruf isti’la tidak dikasrah + رْ +  ِ      / kasrah asli ). Sedangkan huruf isti’la itu ialah ص –    ض  –  ط  –  ظ  –  خ  –  غ  –  ق

Contoh : قِرْطَاسٌ  –   مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ   –   مِرْصَادٌ      .

  1. Tarqiq ( ترقيق ) tipis / Muraqqaqah.

Ra tarqiq atau muraqqaqah ialah ra yang dibaca tipis. Di dalam ilmu tajwid ra ( ر )  dibaca tipis jika memenuhi persyatan-persyaratan., yaitu :

  1. Jika ra berharakat kasrah atau kasratain  ( ِر  /  ٍر )

Contoh : – Ra dikasrah    ِ      رِمَاحُكُم ْ  –  كَرِيْمٌ  –  مِنَ الرِّّجَالِ

– Ra dikasratain  ( لَفِىْ حُسْرٍ

  1. Jika ra berharakat sukun dan huruf sebelumnya berharakat kasrah  asli tetapi sesudah ra sukun  bukan huruf isti’la. (  bukan huruf isti’la +  رْ +   ـِـ       ).

Contoh : فِرْعَوْنَ  –  فَبَشِّرْهُ  –  وَأَنْذَرْبِهِ  –  مِْرفَقًا

  1. Jika ra diwaqafkan dan huruf sebelumnya ya sukun ( ra waqaf +    يْ   )

Contoh :شَيْئٍ قَدِ يْرٌ-  وَهُوَالسَّمِيْعُ الْخَبِيْر    سَمِيْع ٌبَصِيْرٌ-  لَكُم ُالْخَيْرُ

  1. Jika ra diwaqafkan dan huruf sebelumnya dikasrah ( ra waqaf + ـِـ )

Contoh :وَلاَ ناَصِرَ     –  هُوَالْكَافِرُ –  بِمُصَيْطِرٍ.

  1. Jawazul Wajhain ( جواز الوجهين ) artinya boleh dibaca tebal dan  boleh  dibaca tipis Huruf ra boleh dibaca tafkhim atau tarqiq jika ra itu disukun dan huruf sebelumnya dikasrah sedangkan setelah ra sukun itu ada huruf isti’la yang dikasrah. (huruf isti’la yang dikasrah  +  رْ +  ِ      )

Contoh :مِنْ عِرْضِهِ  –  بِحِرْصٍ

  1. Menerapkan Hukum Bacaan Lam dan Ra’ dalam Al-Quran Surah

Al-Humazah dan at-Takatsur.

Untuk lebih memperdalam pengetahuan kalian tentang hukum bacaan lam dan ra’, bukalah al-Quran dan bacalah surat al-Humazah dan at-Takatsur di bawah ini dengan memperhatikan kalimat yang mengandung hukum bacaan lam dan ra’. Ucapkanlah huruf lam dan ra’ yang ada di dalamnya sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah kalian pelajari.

 

  1. al-Humazah

وَيۡلٞ لِّكُلِّ هُمَزَةٖ لُّمَزَةٍ ١  ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُۥ ٢  يَحۡسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥ ٣  كَلَّاۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِي ٱلۡحُطَمَةِ ٤ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحُطَمَةُ ٥  نَارُ ٱللَّهِ ٱلۡمُوقَدَةُ ٦ ٱلَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى ٱلۡأَفۡ‍ِٔدَةِ ٧  إِنَّهَا عَلَيۡهِم مُّؤۡصَدَةٞ ٨  فِي عَمَدٖ مُّمَدَّدَةِۢ ٩

 

  1. at-Takatsur

 

أَلۡهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ ١  حَتَّىٰ زُرۡتُمُ ٱلۡمَقَابِرَ ٢  كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٣  ثُمَّ كَلَّا سَوۡفَ تَعۡلَمُونَ ٤  كَلَّا لَوۡ تَعۡلَمُونَ عِلۡمَ ٱلۡيَقِينِ ٥  لَتَرَوُنَّ ٱلۡجَحِيمَ ٦ ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيۡنَ ٱلۡيَقِينِ ٧  ثُمَّ لَتُسۡ‍َٔلُنَّ يَوۡمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ ٨

 

                                                  Rangkuman

  1. Hukum bacaan lam ada dua, yaitu: lam tafkhim dan lam tarqiq.
  2. Hukum bacaan ra’ ada tiga, yaitu: ra’ tarqiq; ra’ tafkhim; jawazul wajhain.
  3. Ra’ dibaca tafkhim (tebal) karena beberapa keadaan, di antaranya:
  4. Jika ra’ berharakat fathah atau fathatain
  5. Jika ra’ berharakat dhamah atau dhammatain
  6. Jika ra’ sukun jatuh setelah huruf berharakat fathah atau dhamah.
  7. Jika ra’ sukun dan huruf sebelumnya berharakat kasrah tetapi kasrahnya tidak asli dari kalimat tersebut.
  8. Jika ra’ sukun sedangkan huruf sebelumnya berharakat kasrah asli, namun sesudah ra’ sukun ada huruf isti’la ( إستعلاء ) yang tidak kasrah (huruf isti’la tidak di-kasrah)
  9. Jawazul wajhain ialah ra’ yang dapat dibaca tipis atau tebal
  10. Huruf isti’la adalah huruf-huruf yang makhraj-nya terletak pada pangkal lidah sebelah atas.[1]
0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest posts