Thursday, June 25, 2026
Home Blog Page 3

Siswa MTsN 1 Kota Bandung Lolos ke Tingkat Kota pada Seleksi O2SN Cabang Renang

0

Kota Bandung (KEMENAG)

Salah satu siswa MTsN 1 Kota Bandung, Yandra, berhasil meraih juara ke-2 dalam ajang seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) cabang olahraga renang tingkat Kabupaten Bandung Barat yang digelar pada Senin (20/4/2026). Prestasi tersebut mengantarkan Yandra lolos ke tahap berikutnya, yaitu kompetisi tingkat kota.

Kegiatan seleksi yang diikuti oleh 74 peserta dari berbagai sekolah ini berlangsung dengan kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas. Ajang ini bertujuan untuk menjaring atlet pelajar berbakat di bidang olahraga renang sekaligus sebagai tahap awal menuju kompetisi yang lebih tinggi. Yandra tampil maksimal dalam setiap nomor yang diikuti hingga berhasil mengamankan posisi kedua.

Panitia kegiatan, Rangga, yang secara resmi membuka acara, menyampaikan bahwa seleksi ini menjadi momentum penting bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Yandra mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. “Saya sangat senang bisa meraih juara dan lolos ke tingkat kota. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan hasil yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya. MTsN 1 Kota Bandung berharap keberhasilan ini dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun non-akademik serta mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi.

Kontributor        : Sri Mulyaningsih

Fotografer          : Hafizd Fahmilhaq

MTsN 1 Kota Bandung Mantapkan Kesiapan Ujian Madrasah Siswa Kelas IX

0

Kota Bandung (KEMENAG)

MTs Negeri 1 Kota Bandung menggelar kegiatan sosialisasi persiapan Ujian Madrasah bagi seluruh siswa kelas IX pada Jumat (24/4/2026) di lingkungan madrasah. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait pelaksanaan ujian sebagai salah satu syarat utama kelulusan peserta didik.

Kepala MTs Negeri 1 Kota Bandung, Kurniawan, secara langsung membuka kegiatan dan memberikan arahan kepada para siswa. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya keseriusan dalam mengikuti seluruh rangkaian ujian. “Ikuti seluruh rangkaian kegiatan ujian dengan sungguh-sungguh, karena nilai yang diperoleh akan tercantum dalam ijazah kalian dan menjadi penentu kelulusan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa Ujian Madrasah merupakan salah satu syarat penting yang harus dipenuhi oleh setiap siswa.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Umi Habibah, menjelaskan secara teknis pelaksanaan ujian kepada peserta. Ia memaparkan jadwal, tata tertib, serta mekanisme ujian yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa. “Kami berharap seluruh siswa memahami teknis pelaksanaan ujian dengan baik agar dapat mengikuti ujian secara tertib dan lancar,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa kelas IX. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya memastikan kesiapan peserta didik dalam menghadapi Ujian Madrasah secara optimal. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan akademik dan karakter, agar siswa tidak hanya siap secara pengetahuan, tetapi juga memiliki sikap disiplin dan tanggung jawab dalam menghadapi ujian.

Kontributor        : Hafizd Fahmilhaq

Fotografer          : Sri Mulyaningsih

Perkuat Pemahaman Ibadah, MTsN 1 Kota Bandung Gelar Ujian Manasik Haji

0

Kota Bandung (KEMENAG)

MTsN 1 Kota Bandung melaksanakan Ujian Praktik Manasik Haji yang diikuti oleh 256 murid pada Selasa (22/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada murid mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap rukun Islam kelima. Ujian praktik tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan bimbingan para guru agama dan panitia pelaksana.

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran praktik keagamaan yang penting bagi peserta didik. Menurutnya, melalui simulasi langsung, murid dapat memahami tahapan ibadah haji secara lebih nyata dan terarah. “Ujian praktik manasik haji ini menjadi sarana edukasi agar murid memahami pelaksanaan rukun Islam kelima secara menyeluruh, baik dari sisi teori maupun praktik,” ujarnya.

Koordinator kegiatan, Dodo, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian praktik dirancang menyerupai rangkaian ibadah haji sesungguhnya, mulai dari ihram hingga tahapan lempar jumrah. Hal ini dilakukan agar murid memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan bermakna. “Kami ingin murid tidak sekadar mengetahui, tetapi juga memahami proses ibadah haji dengan baik sehingga tertanam nilai spiritual yang kuat,” katanya.

Salah seorang guru yang terlibat, Mundir, menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menanamkan motivasi kepada murid agar memiliki cita-cita menunaikan ibadah haji di masa depan. “Dengan praktik seperti ini, murid diharapkan semakin mencintai ajaran agamanya dan termotivasi untuk melaksanakan ibadah haji ketika telah mampu,” ungkapnya.

Para murid mengikuti seluruh rangkaian ujian praktik dengan tertib dan penuh antusias. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pemahaman keagamaan. Ujian Praktik Manasik Haji ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun karakter religius dan membiasakan peserta didik mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor : Gun Gun Gumilar

Fotografer : Hafizd Fahmilhaq

MTsN 1 Kota Bandung Gelar Manasik Haji, Bekali Siswa dengan Praktik Nyata

0

Kota Bandung (KEMENAG)

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Kurniawan, secara resmi membuka kegiatan praktik manasik haji bagi seluruh murid kelas IX. Kegiatan yang diikuti oleh 256 murid tersebut dilaksanakan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari pembelajaran pendidikan agama Islam yang bertujuan membekali murid dengan pemahaman teknis pelaksanaan ibadah haji secara langsung, Senin (22/04/2026).

Dalam sambutannya, Kurniawan menyampaikan bahwa praktik manasik haji merupakan sarana pembelajaran penting untuk memberikan pengalaman nyata kepada murid mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. “Kegiatan ini bertujuan agar murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan benar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sejarah Islam sejak dini kepada peserta didik.

Pelaksanaan praktik manasik haji melibatkan guru-guru madrasah, salah satunya Dodo, yang berperan dalam memberikan bimbingan teknis kepada para murid selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman murid. “Melalui simulasi langsung seperti ini, murid lebih mudah memahami tahapan ibadah haji sekaligus menumbuhkan kesadaran spiritual dan kedisiplinan,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para murid yang mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan tertib dan semangat. Melalui kegiatan tersebut, MTsN 1 Kota Bandung berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang kuat. Praktik manasik haji ini juga sejalan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian dari program prioritas Kementerian Agama dalam membangun karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia.

Kontributor        : Gun Gun Gumilar

Fotografer          : Hafizd Fahmilhaq

Peringati Hari Kartini, MTsN 1 Bandung Tanamkan Nilai Budaya dan Prestasi

0

Kota Bandung (KEMENAG)

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, seluruh murid dan guru MTsN 1 Kota Bandung mengenakan kebaya dan batik. Kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya madrasah dalam menanamkan semangat perjuangan R.A. Kartini kepada para murif melalui penguatan karakter, budaya, dan semangat berprestasi, Selasa (21/04/2026).

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Kurniawan menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pendidikan dan pelestarian budaya bangsa.

“Kami ingin seluruh peserta didik memahami bahwa semangat Kartini harus diwujudkan melalui semangat belajar, berprestasi, dan menjaga nilai-nilai luhur budaya Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, penggunaan kebaya dan batik dalam kegiatan tersebut merupakan simbol penghargaan terhadap warisan budaya nasional sekaligus pengingat akan perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan Indonesia.

Kegiatan peringatan Hari Kartini ini diikuti oleh seluruh murid dan guru dengan penuh antusias. Di samping itu, para murid juga memperoleh penguatan nilai-nilai keteladanan Kartini melalui arahan guru di lingkungan madrasah. Salah seorang guru yang terlibat, Pipih Fitriah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana edukatif yang efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada diri murid. “Melalui kegiatan ini, murid belajar menghargai perjuangan pahlawan sekaligus mencintai budaya bangsa dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

Melalui peringatan Hari Kartini ini, MTsN 1 Kota Bandung berharap seluruh murid dapat meneladani semangat juang Kartini dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang pendidikan. Dengan menanamkan nilai semangat belajar, berprestasi, dan cinta budaya sejak dini, madrasah berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi identitas budaya bangsa Indonesia.

Kontributor        : Gun Gun Gumilar

Fotografer          : M. Fauzan Riyandi

Psikotest 252 Siswa, MTsN 1 Kota Bandung Petakan Potensi Sejak Dini

0

Kota Bandung (Kemenag)

MTsN 1 Kota Bandung melaksanakan kegiatan psikotest bagi siswa kelas VII pada Sabtu, (11/042026), sebagai upaya membantu pemetaan potensi peserta didik secara objektif. Kegiatan yang berlangsung bekerja sama dengan Laboratorium UPI ini diikuti oleh 252 siswa dan melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK), wali kelas VII, serta tim penguji dari UPI yang berjumlah delapan orang.

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., menyampaikan bahwa psikotest ini menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan akademik dan nonakademik siswa. “Melalui psikotest ini, madrasah dapat memahami potensi, bakat, dan karakter siswa secara lebih akurat sehingga pembinaan dapat dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Koordinator pelaksana dari Laboratorium UPI, R. Tati Kustiawati, menjelaskan bahwa psikotest dirancang untuk menggambarkan tiga aspek utama siswa, yaitu kecerdasan umum, kecerdasan khusus atau bakat, serta kepribadian. “Hasil tes ini diharapkan menjadi dasar bagi guru dan orang tua untuk memberikan pendampingan yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing siswa,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dengan dukungan tim administrasi yang dikoordinasikan oleh Cucu Rostati serta pendampingan dari guru BK dan wali kelas VII. Seluruh siswa mengikuti tahapan tes secara bergiliran sesuai arahan sehingga proses berjalan lancar dan efektif.

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang komprehensif. Psikotest tidak hanya membantu siswa mengenali potensi diri, tetapi juga menjadi dasar bagi madrasah dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat, sehingga perkembangan peserta didik dapat terarah secara optimal.

Kontributor: Gun Gun Gumilar

Fotografer: Hafizd Fahmilhaq

BASKARA MTsN 1 Kota Bandung Borong Empat Piala di Pasone Berkibar 3.0

0

Kota Bandung (Kemenag)

Tim Regu Kibar Bendera (BASKARA) MTsN 1 Kota Bandung menorehkan prestasi gemilang dalam Lomba Olahraga Regu Kibar Bendera “Pasone Berkibar 3.0” tingkat SMP/MTs se-Jawa Barat yang digelar pada Minggu (19/4/2026). Dalam ajang tersebut, BASKARA berhasil meraih empat piala sekaligus sebagai bukti kemampuan dan kekompakan tim.

Kompetisi yang diikuti oleh berbagai sekolah se-Jawa Barat ini menjadi ajang unjuk keterampilan baris-berbaris, kedisiplinan, dan kreativitas tim. BASKARA berhasil meraih Juara Harapan Madya 3, Juara Harapan Bina 1, Kostum Terbaik 1, serta Juara Purwa 3. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah dan seluruh anggota tim.

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., mengapresiasi capaian tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa kami mampu bersaing dan berprestasi di tingkat Jawa Barat. Lebih dari itu, kegiatan ini membentuk karakter disiplin dan kerja sama yang kuat,” ujarnya.

Pembina BASKARA, Rusmiadi, juga menegaskan pentingnya ajang ini sebagai sarana pengembangan potensi siswa. “Keikutsertaan dalam lomba ini bukan hanya soal menang, tetapi bagaimana siswa belajar proses, menjaga kekompakan, dan menampilkan yang terbaik,” katanya.

Salah satu anggota tim, M. Fauzi, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih. “Kami sangat senang dan bangga bisa membawa pulang empat piala. Pengalaman ini sangat berharga karena kami belajar kerja sama, disiplin, dan saling mendukung satu sama lain,” ungkapnya. Ia berharap ke depan BASKARA dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi serta terus mempererat tali silaturahmi antar anggota.

Kontributor: Hafizd Fahmilhaq

Fotografer: Hafizd Fahmilhaq

MGMP Bahasa Indonesia MTsN 1 Kota Bandung Susun Materi Ujian Praktik

0

Kota Bandung (Kemenag)

 

MGMP Bahasa Indonesia MTsN 1 Kota Bandung menggelar kegiatan Analisis Materi Ujian Praktik dan Ujian Madrasah pada Senin, (20/4/2026), sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan perangkat evaluasi pembelajaran yang berkualitas. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut diikuti oleh enam guru Bahasa Indonesia.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun dan menganalisis materi Bahasa Indonesia yang akan diujikan dalam Ujian Praktik dan Ujian Madrasah, sekaligus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kinerja guru. Dalam forum tersebut, para guru bekerja sama menyiapkan perangkat ujian seperti analisis materi esensial, kisi-kisi Ujian Madrasah, serta bahan soal yang disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka.

 

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ummi Habibah N.A, menegaskan pentingnya kegiatan kolaboratif semacam ini untuk menjamin kualitas soal yang akan diujikan kepada peserta didik. “Melalui kegiatan analisis bersama ini, guru dapat memastikan bahwa materi yang diujikan benar-benar sesuai dengan capaian pembelajaran dan kebutuhan siswa, sehingga proses evaluasi menjadi lebih terarah dan berkualitas,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Ketua MGMP Bahasa Indonesia, Ade Kahpi, menyampaikan bahwa pertemuan rutin MGMP menjadi wadah penting untuk meningkatkan sinergi antarguru. “MGMP Bahasa Indonesia berupaya melaksanakan pertemuan minimal satu bulan sekali agar guru dapat saling berbagi pengalaman, menyamakan persepsi, dan meningkatkan profesionalisme dalam menyiapkan pembelajaran maupun evaluasi,” katanya.

 

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., mengapresiasi komitmen para guru dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan proses evaluasi yang terencana, terukur, dan sesuai standar kurikulum, demi terciptanya kualitas pembelajaran yang semakin baik.

 

Kontributor: Gun Gun Gumilar

Fotografer: Irfan Rosyidin

MTsN 1 Kota Bandung Tumbuhkan Semangat Belajar di Tengah Keterbatasan

0

Kota Bandung (Kemenag)

 

MTsN 1 Kota Bandung menggelar kegiatan upacara bendera bertajuk “Menanamkan Kesadaran Pentingnya Kecerdasan dalam Keterbatasan” pada Senin (20/4/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa dan guru ini dilaksanakan di lingkungan madrasah sebagai upaya menumbuhkan kesadaran pentingnya semangat belajar meskipun berada dalam berbagai keterbatasan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Yayah Misriah, S.Pd., selaku pembina upacara menyampaikan amanat mengenai pentingnya menjaga semangat belajar, disiplin, dan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan pendidikan. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk meraih prestasi, melainkan motivasi untuk terus berkembang. “Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah, justru menjadi dorongan untuk membuktikan bahwa dengan semangat dan usaha, kita dapat mencapai keberhasilan,” ujarnya di hadapan para peserta.

 

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa agar memiliki daya juang dan semangat belajar yang kuat. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membentuk mental tangguh dan optimistis. “Kami ingin siswa memahami bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh fasilitas semata, tetapi oleh tekad, semangat, dan kemauan untuk terus belajar,” katanya.

 

Pembina OSIS MTsN 1 Kota Bandung, H. Mundir, S.Ag., M.M., menambahkan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini penting untuk membangun motivasi belajar siswa secara berkelanjutan. Ia menilai pesan-pesan yang diberikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi penguat mental bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan belajar maupun kehidupan sehari-hari.

 

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tangguh, optimistis, dan bersemangat dalam belajar. Dengan semangat tersebut, para siswa diharapkan mampu terus berkembang dan meraih prestasi terbaik meski dalam situasi yang terbatas.

 

Kontributor: Gun Gun Gumilar

Fotografer: Hafizd Fahmilhaq

Jum’at Bersih MTsN 1 Kota Bandung, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

0

Kota Bandung (Kemenag)

MTsN 1 Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter peduli lingkungan melalui kegiatan Jum’at Bersih yang dilaksanakan pada Jumat, (17/4/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh murid di bawah bimbingan wali kelas masing-masing, dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah.

Program Jum’at Bersih menjadi salah satu pembiasaan positif yang rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pendidikan karakter. Dalam kegiatan ini, para siswa membersihkan berbagai area, mulai dari ruang kelas, halaman, hingga fasilitas umum seperti toilet. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Selain di dalam kelas, kegiatan juga dilakukan di area luar madrasah. Sejumlah siswa terlihat aktif membersihkan halaman, menyapu, serta merapikan taman dengan mencabut rumput liar. Keterlibatan seluruh siswa dalam berbagai area ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan dapat ditanamkan melalui aksi sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Kepala madrasah, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., menegaskan bahwa kegiatan Jum’at Bersih memiliki makna yang lebih luas dari sekadar menjaga kebersihan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membentuk karakter siswa agar memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tati Nuryati, M.Pd, yang berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran dari dalam diri siswa. Dengan pembiasaan yang terus dilakukan, MTsN 1 Kota Bandung berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter cinta lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat dan berkelanjutan.

Kontributor: Gun Gun Gumilar, M.Ag

Fotografer: Pipih Fitriah, S.Pd

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest posts