Kepala MTsN 1 Kota Bandung Perkuat Implementasi KBC melalui Pembelajaran Mendalam

0
2

Kota Bandung (KEMENAG)

MTsN 1 Kota Bandung menggelar kegiatan Penguatan Kompetensi Guru dalam Mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta pada Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di Ruang Multiguna MTsN 1 Kota Bandung, Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., ini diikuti seluruh guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta guna menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam sambutannya, Kurniawan menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat ditentukan oleh komitmen dan kesiapan seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, kepala madrasah memiliki peran strategis dalam memastikan guru mampu mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian ke dalam proses pembelajaran. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan pembelajaran, tetapi menjadi ruh pendidikan yang mampu membangun karakter sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang mendalam bagi peserta didik,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag., sebagai narasumber utama yang memaparkan arah kebijakan sekaligus strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Sebagai tindak lanjut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Ummi Habibah N.A., S.Ag., M.M.Pd., menyampaikan bahwa madrasah akan melaksanakan supervisi dan pendampingan secara berkala guna memastikan nilai-nilai kurikulum tersebut terintegrasi dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran di setiap kelas.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang guru, Lida Arlini, M.Pd., mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya membangun hubungan yang lebih empatik dengan peserta didik dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung berharap seluruh guru mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Kontributor        : Gun Gun Gumilar

Fotografer          : Hafizd Fahmilhaq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here