Kota Bandung (KEMENAG)

 

Di sela pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), MTsN 1 Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta bagi para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut diikuti oleh 53 guru sebagai langkah persiapan penyusunan administrasi pembelajaran menjelang tahun pelajaran 2026/2027.

 

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan guru untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi pembelajaran, tetapi juga pada kemampuan guru dalam menciptakan suasana belajar yang humanis, nyaman, dan membangun semangat belajar siswa. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya berbicara tentang administrasi, tetapi juga bagaimana guru mampu menghadirkan suasana belajar yang membangun karakter, empati, dan motivasi belajar peserta didik,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Ummi Habibah memberikan penguatan terkait implementasi perangkat ajar yang selaras dengan pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta. Ia menegaskan bahwa peserta didik harus ditempatkan sebagai subjek utama dalam proses pendidikan. “Peserta didik perlu mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, bermakna, dan mampu menumbuhkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Para peserta juga mendapatkan pendampingan dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa masa kini.

 

Salah seorang guru peserta bimtek, Ucu Nurlaela, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membantu guru menyusun perangkat pembelajaran yang lebih terarah dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Kota Bandung berharap seluruh guru semakin siap menghadirkan pembelajaran yang inovatif, inspiratif, dan berpusat pada perkembangan peserta didik. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan mampu melahirkan generasi yang humanis, nasionalis, toleran, serta menjadikan nilai cinta sebagai dasar dalam kehidupan dan proses pendidikan.

 

Kontributor        : Gun Gun Gumilar

Fotografer          : Pipih Fitriah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here