Kota Bandung (KEMENAG)

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2026 di MTs Negeri 1 Kota Bandung berlangsung dengan fokus utama pada penilaian kinerja dan capaian kepemimpinan Kepala MTsN 1 Kota Bandung. Kegiatan yang digelar Selasa (11/8/2026) tersebut diikuti 25 peserta dari unsur Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kementerian Agama Kota Bandung, pimpinan madrasah, wakil kepala madrasah, komite,  guru dan unsur tata usaha. Kepala MTs Negeri 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., memaparkan sejumlah program, capaian, serta strategi pengembangan madrasah sebagai bagian dari proses evaluasi kinerja kepemimpinan.

Pemaparan kinerja menjadi bagian penting dalam PKKM karena memberikan gambaran mengenai pelaksanaan tugas kepala madrasah dalam mengarahkan, mengelola, dan mengembangkan seluruh sumber daya pendidikan. Berbagai aspek dipresentasikan, mulai dari pelaksanaan program kerja, pengelolaan kelembagaan, pengembangan peserta didik, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, hingga upaya menciptakan inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Proses tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi untuk mengidentifikasi capaian dan aspek yang masih memerlukan penguatan.

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag., menyampaikan bahwa PKKM harus dipandang sebagai instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas kepemimpinan madrasah. Ia menilai kepala madrasah memiliki posisi strategis dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai arah dan memberikan dampak nyata bagi warga madrasah. “PKKM bukan hanya tentang menilai kinerja, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memastikan kepemimpinan madrasah mampu membawa perubahan serta peningkatan mutu secara berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. H. Ayi Zaenal Muttaqien, M.Ag., menekankan pentingnya menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar penyusunan langkah tindak lanjut. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan madrasah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga konsistensi dalam pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan program. “Kita ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang memiliki arah yang jelas, dilaksanakan secara konsisten, dan dievaluasi untuk melihat dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan,” tuturnya.

Kegiatan PKKM turut melibatkan unsur internal madrasah, di antaranya Gun Gun Gumilar, Ummi Habibah sebagai unsur guru, serta Ki Agus Ahmad selaku Ketua Komite. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran komprehensif mengenai pengelolaan madrasah dan pelaksanaan program yang telah berjalan. Melalui PKKM 2026, MTs Negeri 1 Kota Bandung meneguhkan komitmen untuk menjadikan evaluasi kinerja sebagai pijakan dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta membangun madrasah yang semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Kontributor        : Hafizd Fahmilhaq

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here