Kota Bandung (KEMENAG)

 

MTsN 1 Kota Bandung bekerja sama dengan Polsek Babakan Ciparay menggelar sosialisasi bertema Edukasi Bahaya Geng Motor pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini diikuti para siswa dengan penuh antusias sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap risiko pergaulan negatif di kalangan remaja.

 

Dalam kegiatan tersebut, hadir narasumber dari kepolisian, Aiptu Ma’mur, yang memaparkan bahaya geng motor dari sisi hukum dan dampak sosial. Ia menegaskan bahwa keterlibatan remaja dalam kelompok tersebut kerap berujung pada tindak kriminal seperti kekerasan, balap liar, hingga penyalahgunaan narkoba. “Remaja harus memahami bahwa ikut-ikutan geng motor bisa berakibat hukum serius dan merugikan masa depan,” ujarnya.

 

Kepala MTsN 1 Kota Bandung, Drs. Rd. Kurniawan, M.PFis., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menjaga keamanan serta membina karakter siswa agar mampu menolak kekerasan dan pergaulan negatif. Hal tersebut diperkuat Pembina OSIS, H. Mundir, S.Ag., M.M., yang menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui peningkatan kesadaran sosial agar siswa berani berkata tidak terhadap aktivitas yang merugikan.

 

Salah satu siswa, Absath Hawari, mengaku kegiatan ini membuka wawasannya mengenai dampak buruk geng motor terhadap masa depan. Melalui kolaborasi dengan aparat kepolisian, MTsN 1 Kota Bandung berharap para siswa semakin sadar hukum, berkarakter positif, serta turut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

 

Kontributor: Gun Gun Gumilar, M.Ag

Fotografer: Hafizd Fahmilhaq, S.Psi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here